Cerpen Kisah Karangan Tameka

Hari ini, Cika dan Fika pergi ke perpustakaan. Setiap hari, mereka selalu pergi ke perpustakaan. Tapi, hari berbeda! Di perpustakaan, ada banyak buku baru. Cika dan Fika, dengan senang hati membantu, membuka kemasan buku. Tidak mereka sadari, mereka sudah membuka 18 kemasan buku. Setelah selesai, Ibu Lastri pun berterimah kasih kepada, Cika dan Fika." Cika, Fika... Terimah kasih ya... Udah bantu Ibu membuka kemasan buku. Kalo nggak ada kalian, pasti Ibu buka kemasannya bukunya lama.." kata Ibu Lastri saat selesai membuka kemasan. Cika dan Fika tersenyum, sambil berkata, " sama-sama Ibu..." Kata mereka berdua. Setelah mereka merapikan buku, Cika dan Fika, pun segara bertanya kepada Ibu Lastri, " Buk! Bukunya udahkah?" Tanya Fika. Udah Fika, kalian baca aja sekarang." Kata Ibu Lastri sambil tersenyum. Mereka pun segera berjalan ke tempat buku anak. Setelah mulai sore, mereka pun segera merapikan buku yang tadi mereka berdua baca. Setelah selesai merapikan buku, Cika dan Fika, segera menemui Ibu Lastri. " Ibuk! Kami pamit pulang ya......" Kata mereka serempak. "Boleh, boleh,  tapi, Ibu ada hadiah buat kalian." Kata ibu Lastri sambil memegang 2 buku cerita. Cika dan Fika terkejut! Ketika Ibu Lastri berkata: Ibu ada hadiah buat kalian. " Makasih banyak Ibu! Untuk bukunya," kata Cika dan Fika." Iya... Sama-sama, yang penting, kalian rajin membaca". Kata Ibu Lastri ramah. Tampa mereka sadari, sudah mulai malam. Cika dan Fika pun berpamitan, sambil memegang buku barunya, lalu melambaikan tangan kepada Ibu Lastri." Dadada..... Ibu  Lastri!" Kata mereka berdua sambil tersenyum.
                    TAMAT.

Karya: Tameka Anandita Basuki
Dibuat: tanggal 25 Oktober 2025


Di siang hari yang cerah, Dion dan temannya, Andi, sedang berjalan menuju taman dekat rumah mereka. Setibanya di taman, Dion dan Andi segera meletakkan tas mereka di bangku taman. Saat Dion metekkan Tasnya, Dion bertanya kepada Andi, " Andi!! Kamu capet nggak?" Tanyanya sambil memegang botol minumnya yang berisi es jeruk segar, buatan Ibunya. " Endang dong! Akukan laki-laki, makanya aku kuat!" Katang sambil tersenyum bangga. Dion tertewa terbahak-bahak, karena melihat tingkah lucu Andi. Setelah mereka beristirahat dibawah pohon, mereka pun bermain kejar tom di lapangan milik taman. Tiba-tiba.....Andi melihat sebuah anak miskin,  Andi pun  berkata kepada dia Dion."Don! Kamu lihat nggak anak itu? Kasian yah.." kata Andi sambil berbisik kepada Dion. "Iya.. Andi, kasian anak itu, aku mau kasih anak itu, duit dan sepotong roti bakar." Kata Dion sambil berjalan menuju bangku, tempat dia tadi meletakkan tasnya. Dia pun membuka tasnya, namun ternyata bekalnya tertinggal di rumah.