Tanggal : 15-16 Agustus 2024
Lokasi : Aula Pusat Kegiatan Mahasiswa Untan Pontianak
Hari 1
Kami mengikuti workshop melukis yang diadakan oleh Borneo Metamorfosa. Kami datang terlambat, acara jam 14.00 dimulai tapi kami tiba jam 15.00 dikarenakan sebelumnya ada acara dirumah. Talita dan Tameka sebelumnya ketiduran di mobil nyenyak karena kelelahan habis acara di rumah temanya berkebun. Sesampai di lokasi, saya sudah mendaftarkan ke panitia dan ternyata diperbolehkan. Alhamdulillah, dan kami pun mendapatkan 3 kanvas. Semua peserta diminta membawa alat lukis sendiri. Jadi kami pun langsung mengambil posisi dan duduk di belakang. Tameka dan talita masih terkantuk kantuk dan saya meminta tolong sama salah satu pelukis namanya bang Chandra dan beliau sangat baik hari mau mengajarkan kepada kami. Dan hari pertama berlangsung lancar.
TALITA yang melukis dan mewarnai, sedangkan Tameka belum mau karena Tameka berpikir diawalnya pengen main di taman Digulis
Malam
Saat sampai dirumah kami membawa kanvas kosong 2 buah yang dibawa tapi ternyata harusnya gak boleh dibawa karena tetap harus digambar di lokasi. Tapi akhirnya saya bertanya dan meminta izin dengan ketua panitia , Bu Puji rupanya diperbolehkan, jadinya kami kerjakan malamnya dirumah.
✅Talita ingin membuat sendiri lukisannya dari awal sampai akhir. Dan Talita melakukannya dengan percaya diri. Karena bagi Talita yang dikumpulkan di pameran itu sebagian masih dikerjakan sama om Chandra, jadi Talita ingin hasil karya originalitas Talita semuanya.
Talita masih ingat semua petunjuk dan cara yang diajarkan oleh Om Chandra saat di lokasi, meskipun saat itu Talita masih mengantuk. Talita serius dan menghargai guru.
✅ Tameka tidak mau mengambar karena Tameka merasa tidak mau melukis dan mengikuti workshop itu bukan maunya Tameka karena Tameka sukanya pensil warna untuk sekarang. Jadi yang menggambar itu mama pakai pensil dan yang mewarnai itu Tameka.
Hari 2
Kami tiba dilokasi yang pertama hadir dan lebih awal 10 menit. Lalu kami mengambil tempat paling depan. Sebelumnya kami meletakkan terlebih dahulu lukisan yang sudah kami bikin di lokasi pameran dan setelah diperbolehkan untuk melanjutkan melukis oleh panitia , kami ambil dan melanjutkan hingga selesai.
✅Talita menyelesaikan lukisan dengan sungguh sungguh dan puas dengan hasilnya. Talita tidak mau memberikan hiasan di bagian tanjaknya dan merasa sudah selesai.
✅ Tameka ingin melukis sesuai seleranya dan menyelesaikananya dengan style nya sendiri. Emang Tameka banget. Sebelumnya ada disampaikan sama om Chandra untuk ditambahkan warna di bagian yang gelap, tapi Tameka suka dengan hasil karyanya.
Saat dilokasi ada Ambu bareng sama anak anak dan Uba. Tameka langsung auto nyamperin dengan melintasi para pelukis yang lagi duduk, permisi dengan sopan, dengan penuh percaya diri. Biasanya Tameka malu, tapi ini berani dan tetap sopan.
Kami dipinjami kuas, dan Talita mau mengembalikan sendiri ke Om Chandra dna mengucapkan terimakasih dan Om Chandra memberikan Talita kuasnya. Talita awalnya gak mau menerimanya, lalu Mami datangin Om Chandra dan mengucapkan terimakasih, dan Talita baru mau menerimanya dan mengucapkan terimakasih lagi.
Kami semua menyelesaikan karya lukis dan bahagia karena bisa melukis bersama dengan pelukis cilik lainnya, anak anak belajar bersosialisasi, menghargai guru, bagaimana adab terhadap orang tua, teman, dan guru.
Dokumentasi Workshop Melukis Talita Tameka
https://drive.google.com/file/d/1JNdERzvxnqabGT3G0AZ1ARf5Eju38uJy/view?usp=drivesdk
![]() |















